Semarak Hardiknas 2026 di Magetan, Bupati Tekankan Kolaborasi Gotong Royong Demi Pendidikan Bermutu

Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung dengan sangat meriah. Bertempat di Alun-Alun Magetan, acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Magetan, Hj. Nanik Sumantri, M.Pd., jajaran Forkopimda Kabupaten Magetan, Ketua TP. PKK Magetan serta ribuan insan pendidikan dari berbagai tingkatan, Senin (25/5/2026)

Kemeriahan acara sudah terasa sejak awal dengan penampilan memukau dari tim drumband SDN 1 Magetan, yang disusul oleh tari kolosal massal bertajuk “Tarian Lenggang Mageti”. Tari kolosal ini melibatkan sedikitnya 2.026 penari yang terdiri dari 40 siswa perwakilan sekolah, 500 guru PAUD, 1.200 guru SD Negeri/Swasta, dan 560 guru SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Magetan.

Dalam sambutannya, Bupati Magetan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik dan insan pendidikan di Kabupaten Magetan yang terus mengabdikan diri dengan penuh dedikasi, tulus, dan ikhlas.

Dorong Inovasi dan Kolaborasi Global

Bupati Nanik Sumantri menekankan bahwa tantangan dan tuntutan masyarakat terhadap dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah nyata yang responsif, inovatif, serta keberanian untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan semangat gotong royong dari seluruh pihak, yaitu pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat,” tegas Bupati Magetan

Beliau juga menambahkan bahwa esensi pendidikan tidak hanya terbatas pada pembentukan kecerdasan akademik semata, melainkan juga berfokus pada pengembangan karakter, kreativitas, serta penanaman rasa cinta terhadap budaya bangsa sejak dini.

Acara puncak Hardiknas 2026 ini juga menjadi saksi momentum istimewa dengan dikumpulkannya aspirasi dari para siswa. Tercatat ada 2.739 surat terbuka yang ditulis langsung oleh siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 16.871 surat terbuka dari siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ditujukan langsung kepada Bupati Magetan.

Dua surat terbuka terbaik dibacakan langsung di hadapan publik, masing-masing oleh Rayania Oktavia (SDN 3 Banjarejo Panekan) dan Syifa Nur Zahira (SMPN 1 Nguntoronadi), sebelum diserahkan secara simbolis kepada Bupati.

.

Selain pembacaan surat terbuka, rangkaian acara turut diisi dengan pembacaan serta penandatanganan Deklarasi Sekolah ASRI oleh jajaran terkait, termasuk Ketua MKKS, K3S, IGTKI, HIMPAUDI, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan Bapak Suhardi.

.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan Semarak Hardiknas 2026 mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP.(Prokopim/gtm/ahm/rio)