BERGERAK BERSAMA 1 TAHUN BUNDA NANIK DAN KANG SUYAT

MAGETAN – Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd dan Suyatni Priasmoro, S.H, M.H (Bunda Nanik – Kang Suyat) telah 1 (satu) tahun menjalankan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Sejak resmi dilantik, duet kepemimpinan ini bergerak mengatasi permasalahan serta merealisasikan Visi-Misi Kabupaten Magetan melalui berbagai upaya/program/kebijakan strategis.

Fokus pada pemerataan infrastruktur, kelestarian lingkungan, dan penguatan pemberdayaan di tingkat akar rumput menjadi pilar utama dalam satu tahun perjalanan roda pemerintahan. Berikut sejumlah upaya/program/kebijakan strategis satu tahun kepemimpinan Bunda Nanik dan Kang Suyat:

  1. Kualitas Infrastruktur Jalan

Peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi prioritas dalam menunjang mobilitas memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Magetan berupaya dalam proyek peningkatan Jalan Bendo–Maospati sepanjang 3,668 kilometer. Selain itu, pelebaran Jalan Maospati–batas Kota Magetan sepanjang 1,556 kilometer juga telah dirasakan masyarakat Magetan.

  • Pengendalian Banjir dan Optimalisasi Irigasi Pertanian

Mengatasi ancaman bencana tahunan dilakukan normalisasi dan pengendalian banjir. Melalui pembangunan Embung Sidowayah di Kecamatan Panekan, penanganan banjir Kali Sundu di Sukowinangun, serta peninggian tanggul Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo.

Selain itu, untuk menjamin ketersediaan air sektor pertanian, Pemkab Magetan menggenjot pembangunan infrastruktur sumber daya air melalui rehabilitasi Jaringan Irigasi dilakukan di DI Nitikan, DI Dokare (mengairi 274 hektar sawah di Desa Driyorejo, Nguntoronadi), dan DI Ngrampu (mengairi 151 hektar sawah di Sukowinangun). Langkah ini diperkuat dengan pembangunan Sumur Air Tanah Dalam SDKMG di Desa Botok (Karas), Desa Tladan (Kawedanan), Desa Tambakmas (Sukomoro), dan Desa Tapen, yang berhasil mendongkrak Indeks Pertanaman (IP) petani dari 100% menjadi 300%.

  • Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Fasilitas Jalan

Dinas Perhubungan menambah 206 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru pada Desember 2025 di wilayah Kecamatan Magetan, Panekan, Takeran, Parang, Poncol, dan Nguntoronadi. Selain itu, pemasangan fasilitas traffic light baru di wilayah Takeran (Desember 2025). Serta, mendirikan lampu pedestrian estetis di depan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Magetan pada April 2026. Semua upaya pada PJU dan fasilitas jalan untuk mewujudkan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan aktivitas masyarakat.

  • Transformasi Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kualitas Lingkungan

Kinerja pengelolaan sampah di bawah kepemimpinan Nanik-Suyat menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kabupaten Magetan berhasil meraih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada 25 Februari 2026. Dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, hanya 35 daerah yang mendapatkan penghargaan bergengsi ini, di mana Magetan juga turut diganjar hadiah insentif berupa 3 unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah. Tentu prestasi ini hasil upaya bersama Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang selalu berkomitmen mentransformasi pengelolaan sampah berbasis desa. Edukasi pengurangan sampah rumah tangga hingga pengolahan sampah mandiri mulai digerakkan di berbagai wilayah.

Selain itu, komitmen pelestarian alam terbukti dari melonjaknya angka Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Magetan pada tahun 2025 menjadi 73,79, naik signifikan sebesar 6,50 poin dibandingkan tahun 2024 (67,29). Kenaikan ini ditopang oleh integrasi program Desa/Kelurahan Berseri dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang didukung dengan adanya Surat Edaran Bupati Magetan terhadap gerakan ini.

  • Peningkatan Taraf Hidup melalui Rehab RTLH

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), merealisasikan pemenuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan terdampak bencana digenjot secara berkala. Sepanjang tahun 2025, Pemkab berhasil merehabilitasi 368 unit rumah (303 unit RTLH dan 65 unit rumah korban bencana). Upaya ini berlanjut di tahun 2026, di mana hingga bulan Mei telah merampungkan perbaikan 110 unit rumah (84 unit RTLH dan 26 unit rumah korban bencana).

  • Program Unggulan “Guyub Rukun” Bantuan Rp 3 – 5 Juta per RT

Selain pembangunan fisik, Program Guyub Rukun berbasis RT terus berproses dalam perealisasiannya. Program ini dirancang untuk memperkuat nilai kegotongroyongan dan kemandirian warga dalam kegiatan lingkungan, fasilitas masyarakat hingga kebutuhan sosial kemasyarakatan lainnya.

Bunda Nanik – Kang Suyat melalui Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya/program/kebijakan strategis ini pada tahun kedua kepemimpinan demi mewujudkan Magetan yang semakin maju, asri, berkepribadian, dan sejahtera.