Semangat generasi muda dalam mengenal dan melestarikan budaya daerah terlihat dalam malam puncak Grand Final Pemilihan Bagus Dyah Cilik Kabupaten Magetan 2026. Mengusung tema “Bangga Budaya Hebat Berkarya”, kegiatan ini berlangsung meriah di Aula SMA Negeri 1 Magetan, Sabtu (17/10).
Diikuti oleh 10 pasang finalis, ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk meraih gelar juara. Lebih dari itu, Bagus Dyah Cilik menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, melatih keberanian, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya dan potensi Kabupaten Magetan.
Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, yang hadir sekaligus memberikan sambutan, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap para finalis dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, santun, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap daerahnya.
Menurutnya, anak-anak memiliki peran penting dalam mengenalkan kekayaan Magetan, mulai dari budaya, tradisi, pariwisata hingga kearifan lokal. Dengan cara yang sesuai usia dan kemampuan mereka, kecintaan terhadap daerah dapat ditanamkan sejak dini sekaligus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Wakil Bupati juga berpesan agar seluruh finalis mengikuti setiap tahapan dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas.
” Keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga keberanian untuk tampil, pengalaman yang didapat, persahabatan yang terjalin, sportivitas, serta pelajaran berharga selama mengikuti proses pemilihan,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Magetan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, kepala OPD terkait, perwakilan sekolah, serta para pendukung finalis.
Melalui Pemilihan Bagus Dyah Cilik Magetan 2026, diharapkan tumbuh generasi muda yang tidak hanya berani berkarya dan berprestasi, tetapi juga bangga menjadi bagian dari Magetan serta siap ikut menjaga dan mengenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas.(Prokopim/edh/adm/KD1




















