Akselerasi Layanan Kesehatan Lanjutan, APKASI Dorong Inovasi dan Kolaborasi di Daerah

Dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) menekankan pentingnya langkah strategis melalui transformasi kesehatan dan pemanfaatan teknologi.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang , M.Si, dalam acara Virtual Meeting Webinar Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengusung tema “Strategi Pengembangan Inovasi Pelayanan Kesehatan untuk Mengakselerasi Layanan Kesehatan Lanjutan di Daerah.”

Acara ini diikuti oleh berbagai kepala daerah di Indonesia secara virtual. Bupati Magetan, Bunda Nanik, turut hadir langsung dari ruang Rapat Bupati Magetan dengan didampingi oleh Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan pada Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam pemaparannya, pihak APKASI yang mengutip arahan dari Ketua Umum APKASI, yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat, menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembangunan suatu daerah. Daerah yang sehat diyakini akan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif, meningkatkan daya saing daerah, serta menjadi modal penting menuju Indonesia Emas 2045.

Transformasi kesehatan dan adopsi teknologi kesehatan dinilai menjadi langkah krusial untuk memastikan pelayanan yang semakin berkualitas, merata, dan berkelanjutan hingga ke pelosok daerah.

Selain itu, ditekankan pula bahwa Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan nyata dari kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Untuk mendongkrak IPKM sekaligus mengikis kesenjangan pelayanan antarwilayah, penguatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai tulang punggung sistem rujukan mutlak diperlukan.

Webinar ini juga menyoroti bagaimana inovasi teknologi kesehatan mampu mempercepat deteksi dini penyakit, khususnya penyakit vaskular yang saat ini menjadi salah satu tantangan besar bagi kesehatan masyarakat. Teknologi hadir sebagai solusi nyata agar pelayanan menjadi lebih cepat, akurat, dan terjangkau.

Menutup jalannya pertemuan, APKASI menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, rumah sakit, perguruan tinggi, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait.

Diharapkan, hasil diskusi dan webinar ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan segera ditindaklanjuti menjadi program kebijakan konkret serta kerja sama nyata yang memberikan manfaat langsung bagi seluruh masyarakat di kabupaten se-Indonesia.(Prokopim/gtm )