Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Timur bersiap memperluas jangkauan programnya melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah. Langkah ini diambil guna mengeksplorasi dan mengangkat berbagai potensi lokal yang ada di wilayah Jawa Timur ke kancah nasional.
Rencana strategis tersebut disampaikan langsung oleh Kepala TVRI Stasiun Jawa Timur dalam audiensi dengan Bupati Magetan, Bunda Nanik di Ruang Rapat Bupati Magetan, Senin (15/5/2026).
Pertemuan tersebut fokus membahas dua agenda besar: kerja sama konten lokal dan hak siar event piala dunia sepakbola melalui channel TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Dalam audiensi tersebut, Kepala TVRI Jatim menegaskan berkomitmen penuh untuk menjadi wadah publikasi bagi daerah-daerah di Jawa Timur. Melalui kerja sama ini, TVRI Jatim ingin ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, hingga kebudayaan lokal melalui program penyiaran yang berkualitas.
Selain membahas penguatan potensi daerah, Kepala TVRI Jatim juga membawa kabar gembira bagi para pencinta sepak bola tanah air. Ia mengonfirmasi bahwa TVRI resmi memegang hak siar pertandingan Piala Dunia mendatang.
Informasi ini sengaja dibagikan dalam audiensi untuk membuka peluang kolaborasi dengan pemangku kepentingan di daerah, baik dalam bentuk sosialisasi, acara nonton bareng (nobar) resmi yang legal dan gratis.
Dalam suasana yang hangat tersebut, Bunda Nanik menyambut baik kehadiran Kepala TVRI Jatim beserta rombongan. Beliau berkomitmen tinggi terhadap sinergi media, Bupati Magetan langsung memberikan instruksi kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan yang turut mendampingi.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran program-program dari TVRI Jatim. Saya minta Kepala Dinas Kominfo untuk segera menindaklanjuti poin-poin penting yang sudah kita bahas bersama hari ini, agar kerja sama ini bisa segera terealisasi,” ujar Bunda Nanik.
Terkait event nonton bareng Piala Dunia secara gratis bagi masyarakat, Bunda Nanik memberikan dukungan penuh.
Menurutnya, event besar berskala global seperti Piala Dunia harus mampu membawa dampak domino yang positif bagi masyarakat lokal, khususnya di sektor ekonomi mikro.
.
“Dengan adanya nobar gratis yang diakomodasi dengan baik, kita tidak hanya memberikan hiburan berkualitas untuk warga Magetan, tetapi juga membuka peluang emas bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet mereka. Ini adalah momentum nyata untuk menggerakkan perekonomian daerah,” tambah Bunda Nanik.(Prokopim/gtm)








