Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD terkait Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD 2026, Kamis (27/11/2025). Dalam paparannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyusun APBD yang realistis, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan beberapa poin penting:
1. Penyusunan APBD 2026 mengacu pada RPJMD 2025–2029 serta kebijakan fiskal nasional, memastikan seluruh indikator dan target pembangunan sesuai arah kebijakan jangka panjang.
2. Efisiensi dan penyesuaian anggaran dilakukan akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD). Pemerintah fokus pada realokasi, prioritas layanan dasar, efisiensi belanja, serta penguatan belanja produktif.
3. Mandatory spending telah terpenuhi, termasuk pendidikan, infrastruktur publik, dan belanja pegawai, sesuai ketentuan regulasi.
4. Optimalisasi PAD terus dilakukan, melalui pendataan objek baru, digitalisasi pajak dan retribusi, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta pemanfaatan aset daerah.
5. Program prioritas seperti penanggulangan kemiskinan ekstrem, perbaikan RTLH, beasiswa, serta layanan kesehatan tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
6. Penguatan sektor strategis, seperti koperasi Merah Putih, sekolah rakyat, digitalisasi ketenagakerjaan, pengelolaan sampah, dan peningkatan layanan kesehatan di puskesmas.
7. Mitigasi bencana dan pengendalian inflasi pangan juga menjadi fokus, termasuk gerakan tanam cabai, pemantauan wilayah rawan longsor, dan peningkatan sistem peringatan dini.
Bupati menutup sambutannya dengan mengapresiasi seluruh fraksi DPRD atas masukan konstruktif dan berharap kerja sama yang baik terus terjalin sehingga seluruh tahapan pembahasan APBD 2026 dapat berjalan lancar dan tepat waktu.(Prokopim/edh/KD1)











