Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0804/Magetan pada Selasa (26/05/2026).
Kunjungan ini berfokus pada peninjauan lokasi rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang terletak di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan.
Dalam pengarahannya di hadapan Bupati Magetan, Komandan Kodim 0804 serta jajaran Forkopimda lainnya dan Administratur Perhutani Magetan, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa proyek strategis ini merupakan program untuk memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus memberdayakan masyarakat. Satuan ini memiliki tugas ganda, menjaga keamanan serta mendukung program strategis pemerintah, khususnya ketahanan pangan. Selain hal tersebut program ini membawa dampak masif bagi masyarakat setempat, terutama dalam sektor perekonomian.
“Sebagaimana pembangunan yang sudah-sudah, ini dampaknya luar biasa. Memang arahnya ke ekonomi kerakyatan. Kehadiran TNI, khususnya Angkatan Darat, di Desa Mategal bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ekonomi pasti akan langsung berkembang,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin.
Pangdam juga memproyeksikan bahwa pada pertengahan Juli tahun ini, fasilitas barak militer ditargetkan sudah berdiri dan siap dihuni oleh sekitar 600 prajurit TNI.
Pembangunan Brigif dan Yonif TP ini merupakan tindak lanjut langsung dari program strategis Presiden RI Prabowo Subianto, yang diimplementasikan secara sinergis oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan TNI. Sinergi ini menjadi bukti konkret kehadiran negara dalam mengupayakan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Terkait kekhawatiran warga mengenai lahan pertanian yang masuk dalam area pembangunan, Pangdam V/Brawijaya memberikan solusi yang humanis. Mengingat proses pembangunan dilakukan secara bertahap, warga dipastikan tetap diperbolehkan mengolah lahan untuk bercocok tanam, dengan catatan wajib berkoordinasi secara intensif dengan pihak Brigif dan Yonif TP.
Rencana pembangunan pusat teritorial baru ini disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Bupati Magetan menyampaikan rasa terima kasih dan optimisme yang tinggi atas dipilihnya wilayah Parang sebagai lokasi pembangunan.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magetan sangat menyambut dengan senang hati program ini. Dengan terbangunnya Brigif TP dan Yonif TP, sudah pasti akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi, khususnya di Desa Mategal, Kecamatan Parang, dan masyarakat Magetan secara umum,” tutur Bupati Magetan
” Diharapkan, kehadiran ratusan prajurit di wilayah tersebut tidak hanya memperkuat aspek pertahanan dan keamanan teritorial, tetapi juga menjadi stimulus baru bagi geliat pasar, UMKM, dan perputaran ekonomi lokal di Kabupaten Magetan, ” pungkasnya.
(Prokopim/gtm/rio)









