Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati Magetan: Jadi Suntikan Semangat bagi Petani

Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Magetan. Salah satunya melalui dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk membantu petani bekerja lebih efektif, efisien, dan produktif.

Dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan alsintan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada perwakilan kelompok tani di Kabupaten Magetan, yang berlangsung di Lapangan Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Selasa (06/10/2026).

Kehadiran Gubernur Jatim bersama jajaran dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Magetan menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan pemerintah terhadap para petani yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

Bupati Magetan menyampaikan, kehadiran Gubernur Jawa Timur beserta jajaran sekaligus menjadi bentuk perhatian nyata terhadap para petani dan perkembangan sektor pertanian di Magetan.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan.

“Pertanian bukan hanya menjadi sumber ketahanan pangan, tetapi juga merupakan mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat kita. Karena itu, perhatian dan dukungan terhadap petani harus terus kita perkuat,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, Kabupaten Magetan memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Timur. Dengan luas baku sawah mencapai 26.455 hektare, optimalisasi pertanian terus dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Pada tahun 2026, Magetan menerima 9 unit alsintan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terdiri dari 3 unit alsintan prapanen dan 6 unit pascapanen.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan pekerjaan petani, menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi, serta mendukung hasil pertanian yang semakin baik.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyampaikan, para petani dan kelompok tani memiliki peran besar dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata menjaga ketahanan pangan.

“Para kelompok tani ini mengisi kemerdekaan dengan mewujudkan ketahanan pangan. Di Jawa Timur, kita dari ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan. Peran kelompok tani sangat luar biasa. Sehingga kami memberikan alsintan ini,” ungkapnya

Melalui sinergi tersebut, pembangunan pertanian di Magetan diharapkan semakin kuat dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani.

(Prokopim/edh/ahm/KD1)