Dorong Percepatan Ekonomi dan Pembangunan Kawasan, Paguyuban Pawitandirogo Gelar Sarasehan Kemerdekaan 2026.

Dalam rangka mendorong percepatan ekonomi dan pembangunan, Paguyuban Pawitandirogo menggelar forum diskusi strategis bertajuk ” Sarasehan Kemerdekaan Pawitandirogo 2026 “, pada Jumat ( 21/08).

Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Kota Madiun ini, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sarasehan nasional ini merupakan agenda tahunan kolaboratif Paguyuban Pawitandirogo, Diaspora dan enam kepala daerah di wilayah Pawitandirogo meliputi Kabupaten Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, Kota Madiun, dan Ponorogo.

Forum ini dirancang khusus untuk mendorong percepatan pengembangan kawasan serta pemberdayaan ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian barat melalui diskusi panel kebijakan dan program pembangunan.

Sesmenko Perekonomian selaku Ketua Umum Paguyuban Pawitandirogo, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan bahwa sarasehan ini bertujuan mensinergikan berbagai kebijakan pemerintah pusat dan daerah guna mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, pimpinan daerah, serta unsur pembina Pawitandirogo, di antaranya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Anggota I BPK RI Nyoman Adhi Suryadnyana selaku pembina Pawitandirogo serta para Kepala Daerah se- Wilayah Pawitandirogo.

Pada kesempatan tersebut Bupati Magetan Nanik Sumantri hadir langsung didampingi Wakil Bupati Kang Suyat, Forkopimda, Sekdakab Magetan dan kepala OPD terkait.

Dalam forum diskusi tersebut ada beberapa fokus pembahasan sektor strategis antara lain, fokus kebijakan makro dan sosial ketenagakerjaan, fokus kawasan industri investasi dan insfrastruktur.

Melalui penyelenggaraan sarasehan ini, Paguyuban Pawitandirogo berharap dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan aplikatif demi mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo.(Prokopim/ahm)