Waspada Longsor, Pemkab Magetan Identifikasi 20 Titik Rawan di Desa Plangkrongan

Kondisi geografis Desa Plangkrongan yang berbukit-bukit dengan tata letak pemukiman bertingkat kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Magetan.

Berdasarkan pendataan terbaru, puluhan titik rawan longsor terdeteksi mengancam keselamatan warga dan akses transportasi di wilayah tersebut.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, mengungkapkan bahwa sedikitnya terdapat 20 titik rawan yang telah diidentifikasi oleh tim di lapangan. Titik-titik tersebut tersebar di dua sektor utama, 8 titik berada di area pemukiman dan 12 ruas jalan.

Struktur pemukiman yang berada tepat di atas atau di bawah lereng membuat risiko kerusakan bangunan sangat tinggi jika terjadi pergerakan tanah, terutama saat intensitas hujan meningkat.

“Memang untuk geografis Desa Plangkrongan banyak perumahan yang berada di atas tebing dan di bawah tebing, sehingga rawan sekali terjadi longsor,” ujar Nanik Sumantri saat menyerahkan bantuan langsung kepada korban terdampak longsor pada hari ini, Selasa, 10 Maret 2026.

Bupati Magetan menambahkan, menyikapi temuan ini, pemerintah terus menghimbau masyarakat Desa Plangkrongan untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras dengan durasi lama dan segera melaporkan jika menemukan rekahan tanah baru di sekitar hunian mereka.(Prokopim/gtm/adm)