Pengajian Akbar Bersama Gus Bed Awali Tahun 2026

Mengawali Tahun Baru 2026, suasana Masjid Agung Baitussalam Magetan dipenuhi kekhusyukan dalam Kajian Akbar yang disampaikan Pimpinan PP Al Fatah Temboro, Kyai Ubaydilah Ahror atau yang akrab disapa Gus Bed, Kamis (01/01).

Pengajian tersebut dihadiri Bupati Magetan Nanik Sumantri, Wakil Bupati Magetan Kang Suyat, Sekda Magetan Welly Kristanto, perwakilan Forkopimda, Kepala OPD, takmir Masjid Agung Baitussalam, serta masyarakat dari berbagai lapisan.

Antusiasme jamaah mencerminkan semangat bersama untuk menyambut Tahun Baru 2026 dengan refleksi diri dan harapan akan keberkahan.

Dalam tausiyahnya, Gus Bed menyampaikan pesan-pesan sederhana namun sarat makna. Ia mengajak jamaah untuk membiasakan diri mengiringi setiap aktivitas dengan doa, termasuk doa saat keluar rumah yang kerap dianggap sepele.

“Doa itu terlihat sederhana, tetapi jika ditinggalkan bisa berpengaruh dalam perjalanan hidup kita,” tutur Gus Bed di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan tidak cukup dijalani dengan mengandalkan logika semata. Ketika usaha hanya bertumpu pada hitungan rasional dan tidak dibarengi doa, kegagalan dapat menimbulkan rasa jenuh dan kelelahan batin.

Menutup tausiyahnya, Gus Bed berpesan agar setiap insan menyadari bahwa hidup adalah perjuangan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk terus bergerak, menebar manfaat dan kebaikan sesuai peran serta posisi masing-masing, sebagai wujud pengabdian kepada Allah dan sesama.

Kajian Akbar ini menjadi momentum spiritual bagi masyarakat Magetan untuk menata kembali niat, memperkuat ikhtiar lahir dan batin, serta melangkah ke tahun 2026 dengan semangat kebaikan yang terus hidup.(Prokopim/edh/be/KD1)