GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Magetan- Dalam rangka memperingati dan memeriahkan HARDIKNAS 2018 Dinas DIKPORA Kabupaten Magetan menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang dikemas dalam bentuk festival seni dan budaya anak bangsa dan seminar akbar dengan nara sumber Bapak MENDIKBUD yaitu Prof.Dr.Muhadjir Effendy, M.AP. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan jenjang pendidikan PAUD,SD,SMP se-Kabupaten Magetan. Festival seni dan budaya anak bangsa meliputi 8 (delapan) kegiatan yaitu sebagai berikut Desain Batik, O2SN, Gebyar Pendidikan Anak, Germas Baku, Melukis Caping, Pameran Seni, Hujan Buku, Parade Band dan Tari, Pagelaran Wayang Kulit.

Acara diselenggarakan bertempat di GOR KI MAGETI Kabupaten Magetan tersebut dimulai pukul 08.00 wib pada hari Jum,at 11 Mei 2018. Acara diawali dengan penandatanganan Prasasti Gerakan Literasi Sekolah dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stansa.

Seminar yang bertajuk ‘Peningkatan Mutu Pendidikan yang Berkarakter dan Berprestasi di Kabupaten Magetan, Prof.Dr.Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa  Kabupaten Magetan sudah sangat maju di sektor pertanian agro bisnis, serta handy craft yang dihandalkan sejak dulu yang menjadikan  trademark dari Kabupten Magetan.

Menteri menyebut jumlah seluruh siswa yang ada di Indonesia mencapai 51 juta siswa, di mana jumlah tersebut sama dengan 10 kali lipat penduduk Singapore. Jumlah sekolah kita ada 460 ribu sekolah, itu diluar PAUD dan jumlah guru 3.600.000 yang ada diseluruh Indonesia. Anggaran Pendidikan menurut UUD harus 20% dari APBN dan 20% dari APBD baik dari Provinsi, Kabupaten dan Kota itu amanat UUD. Jumlah tahun 2018 ini adalah 444 triliun dan dana tersebut tidak dikelola MENDIKBUD sendiri, dalam pengelolaan tersebut MENDIKBUD menjelaskan sekitar 64% anggaran tersebut dibagi ke Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota, tentu saja termasuk kabupaten Magetan. Kemudian sisanya 27% itu dibagi ke 20 kementrian dan lembaga, hanya 9% yang dikelola oleh KEMENDIKBUD.

Dana tersebut sebenarnya sudah turun  ke masing-masing Provinsi dan Kabupaten kota. Berupa Dana Alokasi Umum (DAU) diperkirakan untuk pendidikan. Kegunaan DAU adalah terutama untuk gaji dan tunjangan guru dan tenaga kependidikan, jumlahnya adalah 153 triliun, ditambah lagi tunjangan profesi kalau guru negeri diambil dari DAU sementara untuk swasta diambil dari KEMENDIKBUD totalnya sekitar 71 triliun. Jumlah guru honorer di Indonesia pada tahun 2017 sebanyak 736 ribu guru dan sekarang mungkin sudah tambah. Dari 1600 guru negeri yang 736 ribu adalah guru honorer.

MENDIKBUD berharap semoga pada tahun 2018 bisa mengangkat guru honorer dengan jumlah besar secara bertahap, pengangkatan tersebut dilakukan oleh MENPAN RB (Menteri Penertiban Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi ) menjadi Pegawai Tetap Daerah .

Selanjutnya MENDIKBUD menjelaskan bahwa didalam era modern pendidikan karakter sangat mutlak diperlukan, pendidikan karatkter memiliki istilah yang beragam yaitu pendidikan nilai, sikap, akhlak dan budi pekerti. MENDIKBUD juga menegaskan bahwa Pendidikan Karakter yang paling utama adalah Pendidikan Karakter yang dibangun dari lingkungan keluarga.

Kemudian Pemerintah mengganti PP nomer 74 tahun 2008 dengan PP nomer 19 tahun 2017 mengenai Beban Kerja Guru. Menurut PP nomer 19 tahun 2017 Beban Kerja Guru, guru tidak harus mengajar selama 24 jam tatap muka, bebanya tetap 24 jam tatap muka tetapi sebagian bisa dikompensasi, diekuivalensi dengan kegiatan yang lain di sekolah. (Wawan/Ayu)

  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • GEBYAR HARDIKNAS KABUPATEN MAGETAN, PENCANANGAN GERNAS BAKU SEMINAR AKBAR NASIONAL keynote speaker Prof.Dr.MUHADJIR EFFENDY, M.AP MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN