Aparatur Sipil Negara Jaman Now Harus Punya Kompetensi

Jatim Newsroom – Aparatur Sipil negera (ASN) jaman now harus mempunyai tanggung jawab, integritas, dan kompetensi yang tinggi untuk mendukung profesionalisme dalam melayani masyarakat. 

Kepala Badan Diklat Mujib Affan yang dibacakan Kepala Bidang (Kabid) Diklat Kompetensi Teknis Badan Diklat Prov Jawa Timur, Nawang Ardiani saat Menutup Diklat Prajabatan yang Diangkat Dari Formasi Khusus dan Pegawai Tidak Tetap Golongan II Angkat 86 dan 87 Pemprov Jawa Timur 2018 di Badan Diklat Prov Jawa Timur, Sabtu (17/2) mengatakan, di era globalisasi dan kompetisi, ASN harus bisa mengikuti  jaman now dengan memberikan pelayanan publik yang prima. 

Dalam pesannya, meskipun peserta diklat ini bukan pegawai baru pada organisasi masing-masing perangkat daerah dan mengenal baik lingkungan kerjanya, diklat ini diharapkan bisa membawa pencerahan dan cara pandang yang baru tentang bagaimana peserta diklat berperan memposisikan diri berperilaku dan bekerja sesuai tuntutan reformasi birokrasi. 

Tuntutan bekerja sesuai reformasi birokrasi adalah tuntutan bekerja profesional, kompeten dan bisa menggunakan waktu secara efektif dan produktif. Sudah tidak saatnya lagi bekerja sekedar menjalankan rutinitas tanpa target capaian. Masing-masing aparatur memiliki bagian tugas peran yang jelas dan hasilnya terukur sebagaimana diisyaratkan dalam penilaian prestasi kerja melalui sasaran kinerja pegawai. 

Kemudian berorientasi pada pelayanan publik, kinerja pelayanan harus ditunjukkan melalui sikap dan perlilaku yang mengedepankan pelayanan yang unggul dan peduli serta ketrampilan teknis yang memadai, sehingga dapat mengimbangi iklim yang semakin kompetitif.          

Nawang juga mengucapkan selamat kepada para peserta diklat karena 160 orang yang mengikuti diklat ini lulus semua dengan prestasi yang baik. Sebenarnya prestasi yang baik itu adalah setelah pulang kembali ke instansi permanen untuk bekerja kembali melayani masyarakat. Ditempat kerjanya, kinerja para alumni diklat akan dinilai prestasi kinerjanya oleh masyarakat, lingkungan teman kerja sejawat dan atasannya. Tetapi, sebenarnya masyarakat inilah yang mempunyai hak menilai profesionalisme dalam pelayanannya. 

Kepada CPNS alumni yang telah lulus mengikuti diklat ini telah merasa senang dan lega karena 160 orang CPSN telah lulus semuanya dan berhak mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan (STTP) dari Badan Diklat Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya STTP ini sebagai syarat tahapan untuk proses pengangkatan sebagai PNS/ASN penuh. (ryo/p)