Bahaya Berita Hoax dan Penanggulangannya

Perkembangan teknologi menjadikan kita mudah dalam mengakses segala informasi yang ada, cukup melalui layar smartphone kita bisa mengetahui informasi dibelahan bumi lain. Namun dibalik mudahnya tanpa kita sadari banyak beredar informasi palsu, bahkan informasi palsu ini lebih bersifat provokatif dan sara. Informasi yang bersifat palsu atau tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya ini dikenal dengan berita HOAX.

                Dijelaskan dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pada Pasal 28 menjelaskan bahwa, (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik. (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

                Berikut ini beberapa cara mengatasi pemberitaan Hoax sebagai berikut:

  1. Cermati Alamat Situs

Lebih baik mengunakan informasi dari website dibandingkan informasi yang berasal dari blog. Ciri dari situs website memiliki domain (.com, .co.id, .go.id, .net, .org, .edu dll) sedangkan untuk blog memiliki domain(.blogspot.co.id, wordpress.com).

  1. Hati – hati dengan judul provokatif

Berita Hoax kerap kali mengunakan judul yang sensasional guna menarik perhatian pembaca. Misalnya judul berita memojokkan atau menuding dari pihak tertentu.

  1. Bandingkan informasi di berbagai sumber berita lain

Kita dapat membuka Google, Forum komunitas online, atau Media Sosial dan mencari tulisan serupa. Melalui media online lain ini kita akan tahu informasi yang kita dapatkan tadi merupakan informasi palsu atau informasi lama yang di repost ulang.

  1. Cek keaslian foto

Kita bisa mengecek foto yang ada melalui search engine google image, dengan cara drag foto atau upload foto pada kolom pencarian Google Image. (Ayu)