Disperindag Magetan Fasilitasi Sertifikat Halal Bagi Pelaku Industri kecil dan Menengah

MAGETAN- Upaya pembinaan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) ditangapi serius oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan.  Dengan memfasilitasi para pelaku industri kecil dan menengah untuk mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) guna memperkuat pasar khususnya untuk bidang makanan dan minuman (mamin).

Sebanyak enam IKM lolos sertifikasi halal dari MUI melalui pembinaan Disperindag, enam IKM ini diantaranya, Sri Harwati dengan produk Abon Ayam (Bulukerto), Marsono dengan produk Pia Kering(Takeran),  Ismu dengan produk Bolu (Sidomukti), Sri Partini dengan produk Carang Mas(Bulugunung), Arif FK dengan produk Keripik Buah(Karangrejo), dan Astuti dengaN produk Abon kelinci(Ngariboyo).

Bagi para pelaku IKM yang mendaftarkan usahanya ke Disperindag  dan telah memenuhi standar penilaian MUI, maka Disperindag akan membantu pendaftaran sertifikat halal MUI. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh IKM yang bersangkutan adalah usahanya telah beroperasi selama minimal dua tahun, aktif produksi, memiliki P-IRT dari Dinas Kesehatan dan merek produk telah terdaftar di Kemenkum-HAM.

Disperindag dalam melakukan pembinaan dan proses mendapatkan sertifikat halal tidak memunggut biaya. Langkah Disperindag dalam memfasilitasi IKM untuk mendapat sertifikat halal MUI, tidak lepas dari sebagai upaya memacu IKM lain agar mampu muncul dan memperbesar peluang pasar.

Menurut Ari Kuncoro selaku Kabid Industri Agro dengan adanya sertifikat halal bagi produk IKM adalah upaya legalitas produk agar diterima dan di akui oleh masyarakat bahwa produk tersebut  telah terjamin kualitasnya, “ dengan adanya  sertifikat halal MUI ini juga diharapkan mampu mendongkrak penjualan produk konsumen sehingga mampu memperkuat pasar,”imbuhnya, Senin (05/02). (Ayu)

  • Penerimaan Sertifikat Halal MUI 02
  • Penerimaan Sertifikat Halal MUI 03
  • Penerimaan Sertifikat Halal MUI 04
  • Penerimaan Sertifikat Halal MUI 05