Pelatihan Budidaya Padi Jarwo Super

Teknologi Jajar Legowo (Jarwo) Super kini menjadi salah satu andalan mengangkat produktivitas tanaman padi. Setelah sukses dalam uji coba pertama kali di Indramayu Jawa Barat dan kemudian diperkenalkan saat Hari Pangan Sedunia (HPS) di Boyolali, teknologi tersebut juga diujicobakan di beberapa daerah Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas dan petani di bidang pertanian khususnya tentang budidaya padi, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan  telah melaksanakan Pelatihan Budidaya Padi Teknologi Jarwo Super. Sebanyak 32 orang petugas pertanian dan 5 orang petani mengikuti pelatihan Budidaya Padi Tekhnologi Jarwo Super dari tanggal 29 – 31 Maret 2017 2016 di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi, Subang Jawa Barat. Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka menyerap ilmu dan inovasi teknologi pertanian dari Badan Litbang Pertanian kepada petani dan petugas. Diharapkan teknologi pertanian ini dapat diterapkan di Kabupaten Magetan sehingga dapat mendukung upaya peningkatan produksi padi.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Seksi Pendayagunaan Hasil Penelitian  Ir. Agus Guswara, MM.  Pada acara pembukaan hadir pula Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Ir. Eddy Suseno sekaligus mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung. Kadin TPHPKP tersebut menekankan kepada peserta agar bisa menyerap ilmu yang disampaikan selama pelatihan dan dapat diterapkan di Kabupaten Magetan.

Pelatihan dibimbing langsung oleh 2 orang nara sumber dan 3 orang tekhnisi di lapangan. Materi pelatihan terdiri dari teori yang relevan dengan topik pelatihan kemudian melakukan praktek. Praktek dilakukan dibawah bimbingan peneliti dan tekhnisi.

Dari pelaksanaan pelatihan ini diharapkan agar teknologi budidaya Jarwo Super dari Badan Litbang Pertanian tersebar luas di kalangan petani dan masyarakat. Diharapkan hasil panen tanam Jarwo Super nanti dapat meningkatkan produksi padi sehingga dapat membantu program pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam mencapai target swasembada pangan.

Keunggulan teknologi Jarwo Super antara lain dengan penggunaan Biodekomposer untuk mempercepat pengomposan jerami. Pupuk hayati sebagai seed treatment menghasilkan phito hormone pemacu tumbuh tanaman, penambat nitrogen dan pelarut fosfat yang berfungsi meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah. Kemudian pestisida nabati yang efektif mengendalikan hama padi dan aman terhadap lingkungan. Serta Alsintan menghemat biaya tenag kerja, selain juga untuk mengatasi sulitnya mendapatkan buruh tani.(eny)

Kirim komentar

HTML terbatas

  • Tag HTML yang dibolehkan: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.

Share Everywhere